20 November Hari Anak Sedunia, Apa Bedanya dengan Hari Anak Internasional?

Ada berbagai momentum untuk memperingati hari anak. Di Indonesia, Hari Anak Nasional berlangsung setiap 23 Juli. Ada pula peringatan Hari Anak Internasional yang dirayakan setiap 1 Juni serta Hari Anak Sedunia yang diperingati hari ini, 20 November.

Jika Hari Anak Nasional adalah peringatan hari anak di Indonesia, lantas apa perbedaan antara Hari Anak Sedunia dengan Hari Anak Internasional?

Hari Anak Sedunia yang diperingati setiap 20 November berangkat dari pengesahan Deklarasi Hak Anak oleh Majelis Umum PBB pada 20 November 1959. Pada tanggal dan bulan yang sama di tahun 1989, Majelis Umum PBB membuat Deklarasi dan Konvensi tentang Hak-hak Anak.

Tema Hari Anak Sedunia 2021 adalah A Better Future for Every Child atau Masa Depan yang Lebih Baik untuk Setiap Anak. Siapapun dapat bergabung dan berpendapat tentang isu-isu penting bagi generasi muda. Hari Anak Sedunia juga menjadi momentum untuk mengingatkan orang dewasa tentang masa depan yang lebih baik untuk anak.

Sementara Hari Anak Internasional yang diperingati setiap 1 Juni bermula pada 1925 di mana perwakilan sejumlah negara bertemu di Jenewa, Swiss. Mereka menghadiri konferensi dunia untuk kesejahteraan anak. Pertemuan itu kemudian disepakati menjadi Hari Anak Internasional dan momentum untuk memperhatikan masalah anak.

Komitmen konferensi dunia dalam Hari Anak Internasional saat itu adalah setiap negara mengakui hak-hak anak tanpa memandang ras, warna kulit, jenis kelamin, agama, kebangsaan, kondisi ekonomi sosial. Anak berhak mendapatkan kasih sayang, makanan yang memadai, perawatan medis, pendidikan, dan perlindungan.

Apapun namanya, peringatan hari anak ini sebaiknya tidak hanya menjadi seremonial belaka. Mengutip laman United Nations, momentum peringatan atau perayaan ini membuka kesempatan untuk mendidik masyarakat tentang isu-isu yang menjadi perhatian, memobilisasi itikad baik untuk mengatasi masalah global, sekaligus memperkuat ikatan untuk bergerak bersama.

Bagi PBB, berbagai hari peringatan -termasuk Hari Anak Sedunia, menjadi alat advokasi guna merangkul semua pihak untuk mencapai tujuan bersama.

SHELAMITA AZZAHRA | UN | OFFICE HOLYDAYS | COMPASSION

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.